Oleh: Ihsan M Rusli (Wasekjen DPP Ormas MKGR)
Islam sebagai sistim hidup sangatlah sempurna menuntun pemeluknya dalam berkiprah di dunia fana ini. Satu hal yang sangat ditekankan adalah pentingnya proses dalam meraih suatu tujuan. Sesuatu yang dikerjakan akan bernilai ibadah kalau diawali dengan niat yang benar, dilakukan dengan proses yang sesuai dengan tuntunan Allah SWT, dan menyerahkan hasil akhirnya kepada keputusan Allah SWT.
Sejatinya, pemeluk Islam adalah orang yang gigih, ulet, dan pekerja keras karena dia tahu bahwa apa yang dilakukannya akan dipersembahkan kepada Allah SWT sebagai Sang Penilai yang Paripurna. Jadi jalan pintas merupakan perilaku yang dicela oleh agama. Karena di sana tidak ada proses, tidak ada usaha maksimal, tidak ada cucuran keringat. Proses itulah yang menentukan nanti di mana seseorang akan ditempatkan di sisi Allah SWT.
Apakah surga bisa didapatkan dengan jalan pintas? Itulah yang menjadi pertanyaan mendasar, ketika kita saksikan bagaimana orang-orang muda memahami agama dengan cara yang tidak tepat, lalu terbius dengan iming-iming bahwa dengan mengorbankan dirinya maka para bidadari akan menyambutnya dengan sukacita di surga.
Begitu gampangkah surga didapatkan? Sementara Rasulullah SAW sendiri dengan para sahabat, memberikan teladan kepada kita bagaimana jatuh bangun perjuangan beliau dalam menegakkan kalimat tauhid!
Bahwa ada terjadi peperangan dalam dakwah beliau, itu adalah proses yang memang harus beliau lewati untuk mencapai tujuan. Bukan dengan cara jalan pintas membunuh diri sendiri dan melukai orang-orang yang tidak mengerti dan tidak tahu apa duduk persoalannya.
Yang harus kita perangi sebenarnya bukan orang-orang diluar, tapi kejumudan umat kita yang berperilaku kontradiktif dengan tuntunan agama. Memasyarakatnya jalan pintas dalam segala sendi kehidupan sehingga korupsi sulit diberantas misalnya, dan termasuk pula jalan pintas pola pikir dalam meraih surga.
Marilah kita berserius membina umat Islam di negeri ini agar mereka menjadi umat terbaik dengan akhlak terbaik, dan mempunyai pemahaman agama yang baik serta komprehensif. (Ihsan M Rusli)
Tags: Ihsan M Rusli